Kamis, 18 September 2008 11:32 WIB
Dalam Dukungan Terhadap M. Yasin Untuk President 2009 yang diadakan oleh PB PMII di Taman Ismail Marzuki (TIM), Rabu (17/9) sore, M Yasin menyatakan tidak sepakat usia muda menjadi jaminan sebagai penghubung lintas generasi. M Yasin lebih sepakat bila dikatakan kandidat capres haruslah memiliki jiwa muda.
"Berusia muda tidak jaminan mampu menjembatani kaum muda dan generasi tua di era kepemimpinan nasional baru nanti. Figur calon presiden mendatang adalah yang mampu menerapkan komunikasi lintas generasi," katanya dalam gelaran dialog bertajuk ”Memperkuat Kepemimpinan Nasional dan Menggagas Perubahan Mendasar Bangsa”
Dialog ini juga dihadiri Direktur Freedom Institute Rizal Malarangeng serta adik kandung Gus Dur, KH Salahudin Wahid. M Yasin kemudian mengungkapkan, masyarakat sebetulnya menantikan figur pemimpin nasional, memiliki kesanggupan menyelesaikan perosoalan ekonomi bangsa, baik pada sektor kemiskinan serta pengangguran. Namun begitu, urainya, modal kemampuan tidaklah cukup. Perlu juga ditopang kelihaian berkomunikasi yang mampu membuat kondisi masyarakat tidak menjadi apatis kepada pemerintahan yang akan terbentuk pasca-Pilpres 2009 mendatang.
"Seorang pemimpin itu bisa bersikap enjoy, terutama di kalangan anak muda. Berani mengambil sikap tentu sangat diperlukan juga. Seorang pemimpin itu yang bisa pula menempatkan dirinya membaur di tengah masyarakat di semua lapisan," ujarnya yakin. "Bisa berbaur, paling tidak mengetahui kondisi masyarakat sebenarnya. Saya sudah terbiasa berbaur dengan para aktivis, termasuk mahasiswa," katanya, yang juga calon anggota legislatif Pakar Pangan untuk dapil Jabar VIII ini lagi.
Ia beranggapan, tidak benar bila para penegak hukum kemudian menjadi takut dengan mahasiswa, apalagi takut dikritik sehingga enggan memenuhi undangan yang diadakan para calon intelektual bangsa. Dalam setiap kesempatan, para aktivis baik dari kelompok Cipayung sampai Badan Eksekutif Mahasiswa, M Yasin mengaku kerap mengundangnya berdialog. "Saat ini saya tidak akan berada di belakang layar lagi. Terlebih jelang Pemilu legislatif dan Pilpres 2009 mendatang. Saya sudah siap untuk pasang badan," tandasnya. (Persda Network/Rachmat Hidayat)
Rabu, 18 Februari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar